Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 September 2013

8 Cara Memulai Usaha Tanpa Modal

Merintis bisnis sebenarnya tidak susah-susah amat. Siapa pun bisa, bahkan tanpa uang sepeser pun. Justru, mempertahankan #bisnis itu yang paling susah dan paling penting. Banyak bisnis gagal di tengah jalan gara-gara persiapan dan eksekusi kurang matang.


Kerjakan dulu pekerjaan rumah Anda sebelum memulai bisnis tanpa modal. Anda wajib tahu siapa saja dan apa yang dibutuhkan pelanggan, termasuk keunikan bisnis Anda dibanding kompetitor. Jika Anda pikir sudah punya jawaban atas ketiga pertanyaan ini, berarti Anda sudah bisa mulai usaha.

Paling penting, jika produk Anda niche, maka perusahaan investasi dan investor individual akan bermurah hati menginvestasikan uang mereka pada bisnis Anda. Jika Anda termasuk orang yang punya ide inovatif tapi tak punya modal, simak beberapa tips berikut ini yang dilansir dari CIOL.com (30/5/2012):

Pinjam uang
Teman yang ada ketika sedang dibutuhkan, inilah teman sejati. Pernah dengar kalimat seperti ini? Nah, pinjam uang dari teman dan jelaskan padanya mengenai potensi produk yang akan Anda luncurkan. Yakinkan dia seberapa besar profit yang bisa Anda dapatkan dari produk niche brilian itu. Tapi jangan terlalu membual, jelaskan dengan perhitungan yang masuk akal. Selain teman, Anda juga bisa meminjam uang dari kerabat keluarga.

Sewa tempat
Pernah dengan istilah SOHO? Artinya, small office home office. Jadi Anda tidak perlu pusing sewa tempat lagi untuk ruangan kantor. Kalau Anda punya sisa ruang di rumah, ubahlah jadi ruang kantor.

Cari rekanan kerja
Cari rekan kerja dari lingkaran teman-teman atau saudara Anda yang mau berinvestasi ke dalam bisnis Anda. Mungkin ini bisa meringankan beban sekaligus menolong Anda mendapatkan ide-ide baru. Mungkin juga, Anda dan rekan bisa menciptakan keajaiban baru.

Pekerjakan staf dengan sistem bagi hasil
Tidak ada salahnya mempekerjakan orang dengan sistem bagi hasil. Anda bisa menghemat banyak uang dan mereka akan mendukung penuh bisnis Anda.

Buat website
Google menawarkan website gratis bagi usaha kecil menengah. Jadi Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk menciptakan dan merancang sebuah website. Website bisnis bisa menggaet banyak pelanggan baru. Copy dan paste URL website ke akun jejaring sosial pribadi Anda, lalu minta bantuan teman-teman untuk mempromosikan ke kenalan mereka. Kemungkinan Anda menjaring pelanggan potensial sangat besar.

Fokus
Jika bisnis Anda tidak langsung menghasilkan profit (sebagian besar memang tidak), fokuslah untuk terus memperbaiki bisnis Anda dan cari tahu apakah ada yang salah.

Cari pekerjaan paruh waktu
Biasanya Anda akan menghadapi banyak tantangan dalam mengumpulkan modal. Jadi kalau Anda ada waktu atau kesempatan bekerja paruh waktu, ambil saja. Investasikan separuh gaji ke bisnis Anda.

Negosiasikan segalanya
Semuanya bisa dinegosiasi. Jadi, negosiasikan dengan bank-bank untuk membantu pemodalan bisnis Anda. Banyak bank di luar sana yang mau meminjamkan pinjaman bebas kolateral bagi start-up dan UKM. Yakinkan bank mengenai kehebatan dan potensi produk Anda.

Source: https://www.bersosial.com/topic/773/8-cara-memulai-usaha-tanpa-modal

10 Tip Memulai Usaha Kecil dan Meraih Sukses

Kalau Anda melihat Bill Gates atau Mark Zuckenberg, pasti Anda tergiur dengan kekayaan mereka yang luar biasa. Tapi sadarkah Anda, bahwa mereka juga memulai semuanya dari usaha kecil mereka. Dan tak satupun dari mereka yang menduga bakal mencetak keberhasilan seperti sekarang.

10 Tip Memulai Usaha Kecil dan Meraih Sukses

Perusahaan pemula yang berubah menjadi perusahaan sukses bernilai miliaran bahkan triliunan, dalam dunia bisnis tak bedanya dengan pemenang lotere. Meletakkan semua uang Anda dan berharap mendapatkan jackpot, Anda justru bakalan terpuruk.

Berikut 10 aturan untuk memulai usaha kecil. Daftar ini lebih untuk membuat Anda menyadari kenyataan yang ada, ketimbang gila-gilaan mengejar impian terdahsyat Anda dalam berbisnis.

Lebih realistis. Saat membuat model bisnis, coba lihat ke sekeliling dan cari contoh sukses dari model bisnis yang Anda kehendaki, lalu pelajari. Bila Anda tak dapat menemukan, entah Anda yang luar biasa jenius, atau model bisnis Anda tidak bakal berhasil di dunia nyata.

Jangan menginvestasikan uang sendiri. Karena kebanyakan bisnis adalah perjalanan yang berisiko, carilah partner. Jadi, jika semuanya tidak berjalan semua rencana, Anda tidak bakal bangkrut karena dana start-up tadi, dan tidak dikejar utang.

Perbudak diri sendiri. Jika Anda tidak bersedia bekerja keras, lembur, melupakan keuntungan pribadi dan kesehatan, maka wirausaha bukan untuk Anda. Pada awalnya, Anda pasti tidak akan mampu membayar karyawan, sekalipun karyawan yang murah. Jadi, karyawan Anda, adalah Anda sendiri.

Hargai waktu. Beri nilai uang pada waktu Anda, misalnya Rp20 ribu perjam. Ini akan membantu saat Anda harus mengambil keputusan: Bila sebuah toko mengenakan biaya Rp10 ribu untuk pengiriman setiap minggu, dan Anda membutuhkan waktu 2 jam untuk pergi ke toko tersebut sendiri, maka bayar terus ongkos kirim dari perusahaan tersebut, karena lebih murah. Ini mungkin bertentangan dengan aturan ke 3, tapi bahkan budak sekalipun juga memiliki nilai ekonomi.

Rekrut karyawan dengan baik. Tanpa memedulikan ukuran usaha Anda, pada akhirnya Anda akan merekrut karyawan dari luar. Untuk itu, lakukan proses rekrutmen dengan hati-hati, tanpa tergesa-gesa, dan perlakukan hal tersebut sepenting saat Anda memulai usaha. Sangat disayangkan sikap pemilik usaha yang punya visi untuk usahanya, tapi merekrut karyawan yang justru menghalanginya meraih visi tersebut.

Jual kelebihannya, bukan harganya. Saat Anda memulai usaha, sudah sewajarnya Anda frustasi memasarkannya.Tapi, jika Anda bersaing pada harga, Anda pada akhirnya kan menjual dengan harga pas-pasan atau bahkan di bawah modal. Kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan bahwa harga produk Anda lebih tinggi karena memiliki nilai yang lebih baik.

Ketahui angka dasar. Mengetahui berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk menjalani usaha – mulai dari sewa toko, listrik, asuransi karyawan, sampai harga tinta printer, kertas, dan pajak. Lalu bagi semua itu dengan berapa hari dalam setahun Anda akan buka, dan… itulah angka dasar – jumlah minimum pendapatan yang Anda butuhkan setiap hari. Jika Anda tidak pernah berpikir tentang angka dasar, coba pikir ulang.

Gunakan teknologi terbaru. Teknologi anyar seperti aplikasi dan penyimpaanan data dengan cloud technology sangat murah dan membuat perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran.

Perlakukan vendor dengan baik. Perlakukan vendor dan suplier Anda sebaik mungkin, seperti halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Mereka bisa saja memberikan diskon berdasarkan besarnya volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik, serta berharap ada peningkatan volume di masa mendatang. Hubungan yang baik membuat mereka juga dapat memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan pengiriman gratis.

Jadilah yang terbaik. Anda tidak boleh setengah-setengah.Setiap hal yang Anda lakukan untuk klien harus lah yangterbaik. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar.  (Sumber: The Washington Post/Slate Magazine)

Source: http://www.readersdigest.co.id/uang/investasi.dan.bisnis/10.tip.memulai.usaha.kecil.dan.meraih.sukses/004/001/52

Langkah Yang Dibutuhkan Untuk Membuka Usaha Sendiri

Saat ini, banyak orang-orang yang semakin sulit untuk mendapat pekerjaan, apalagi bagi orang-orang yang tidak memiliki keahlian khusus. Membuka usaha sendiri dapat menjadi suatu peluang bagi Anda untuk menghasilkan uang.

Langkah Yang Dibutuhkan Untuk Membuka Usaha Sendiri

Memang tidak dapat dipungkiri, usaha sendiri terdengar sangat mengiurkan, menjadi boss untuk diri sendiri, waktu kerja bisa lebih fleksible, dan keuntungan yang didapat apabila usaha tersebut sukses tergolong besar. Akan tetapi, resiko yang dihadapi pun jadi jauh lebih besar dibanding menjadi karyawan perusahaan.
Apabila Anda tertarik membuka usaha sendiri, Gajimu akan memberikan tips langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum membuka usaha sendiri.

a. Menganalisis jenis usaha terkait
Anda harus memastikan bahwa usaha yang Anda dirikan adalah jenis usaha yang Anda minati. Hal itu akan lebih baik apabila ditunjang dengan keahlian dan pengalaman Anda di jenis usaha tersebut. Lakukan analisis Break Event Point untuk menentukan potensi yang ada dalam jenis usaha Anda. Setelah itu jabarkan rencana usaha Anda secara detail (Sales forecast, analisa arus kas,etc). Setelah itu susun rencana pemasaran yang akan Anda lakukan untuk memasarkan usaha Anda tersebut.

b. Rencanakan Bisnis Anda dengan menyusun konsep yang sesuai
Jika Anda akan mencari pendanaan dari luar, rencana usaha/business plan proposal adalah sebuah kebutuhan. Jika Anda akan membiayai usaha itu sendiri, rencana usaha juga akan membantu Anda mengetahui berapa banyak uang yang Anda akan butuhkan untuk memulai, apa yang perlu untuk dilakukan kapan, dan di mana Anda tuju.

c. Siapkan Modal
Modal merupakan faktor penting dalam memulai usaha sendiri. Banyak orang ingin memulai usaha, namun tak mempunyai modal sehingga tidak jalan. Modal dapat dihasilkan dari : modal sendiri dari hasil menabung, mencari modal dari investor, atau meminjan uang dari bank, dan sistem partnership. Selain modal awal, Anda juga harus memiliki minimal tiga bulan dari  anggaran keluarga Anda dalam bank
Anda juga dapat memulai bisnis tanpa modal dengan menjadi reseller (pengecer) dari suatu produk atau barang

d.  Jadikanlah usaha Anda sebagai usaha yang Legal dan diakui hukum
Tentukan struktur hukum untuk usaha Anda
Pilih nama yang baik bagi usaha Anda
Daftarkan nama usaha Anda kepada Ditjen HKI sebagai merek dagang resmi dan sah di mata hukum
Siapkan dokumen-dokumen organisasi
Uruslah surat-surat perijinan usaha, seperti Akta Pendirian perusahaan, Nama Perusahaan, Hak atas nama perusahaan, Pengakuan dan pengesahan

e. Perluas Networking Anda
Networking dapat menjadi landasan untuk kelangsungan usaha Anda. Anda dapat bergabung dengan komunitas yang terkait dengan jenis usaha Anda. Hal ini dapat Anda lakukan sebelum Anda memulai usaha sendiri, sehingga pada saat Anda mulai memasarkan produk/jasa yang Anda tawarkan, Anda telah memiliki networking yang luas.

Semoga tips dari Gajimu ini dapat memberikan pencerahan bagi Anda yang ingin memulai usaha sendiri. Selamat berusaha, semoga sukses!

Source: http://www.gajimu.com/main/tips-karir/langkah-yang-dibutuhkan-untuk-membuka-usaha-sendiri

Cara Memulai Usaha Sendiri Saat Masih Bekerja

Banyak karyawan atau pegawai, mungkin termasuk Anda, yang berambisi menjadi entrepreneur . Tetapi masalahnya Anda tak tahu bagaimana harus memulai untuk mewujudkan impian tersebut. Menjadi apapun, termasuk seorang entrepreneur yang Mandiri, tentu saja membutuhkan beberapa fase dan tahapan. Ada begitu banyak yang harus dipelajari dan dilakukan agar dapat menyiasati masa peralihan dari seorang bisa berjalan mulus. Bagi Anda yang masih muda dan belum begitu dituntut untuk menjadi Mandiri secara finansial, berhenti bekerja untuk memulai usaha tidak terdengar begitu berisiko. Namun jika Anda adalah seseorang yang menjadi tumpuan hidup bagi anggota keluarga lainnya atau sudah mendekati usia saat kemapanan seharusnya sudah digenggam, maka opsi mengundurkan diri dari jabatan yang Anda miliki sekarang akan menjadi sebuah pertaruhan yang begitu besar dampaknya.


Nah, jika Anda termasuk golongan yang kedua, ada baiknya Anda simak tips berikut. Tips ini bisa Anda terapkan jika Anda hendak memulai menjalankan usaha sendiri tanpa harus melepaskan jabatan Anda di kantor sekarang:

1. Berhematlah jika usaha Anda sekarang sudah mulai menghasilkan keuntungan. Dengan demikian Anda akan memiliki cadangan kas yang mencukupi saat meninggalkan pekerjaan di perusahaan di mana Anda bekerja.
2. Pelajari dan mengerti apa saja detil dalam surat kontrak kerja terutama jika di dalamnya disebutkan mengenai kekayaan intelektual dan penemuan yang Anda kembangkan sebagai bagian dari pekerjaan Anda. Hampir merupakan sebuah kepastian jika Anda mengerjakan sesuatu di kantor dalam jam kerja kantor, maka itu dianggap menjadi hak milik perusahaan. Jika Anda tidak memiliki kontrak kerja, maka hal ini menjadi kurang jelas. Periksa dengan seksama buku petunjuk tentang karyawan yang diterbitkan perusahaan Anda agar mengetahui dengan persis mengenai kepemilikan penemuan dan kekayaan intelektual. Tidak ada buku petunjuk yang bisa dibaca? Tanyakan hal tersebut kepada manajer SDM atau seseorang yang bertugas untuk bertanggung jawab mengenai hal tersebut. Dapatkan keterangan mengenai kebijakan perusahaan mengenai kedua hal yang sudah disebutkan tadi.
3. Pertimbangkan masak-masak untuk menjalankan bisnis Anda sebagai bisnis paruh waktu di samping pekerjaan Anda yang sekarang. Ini merupakan sebuah contoh yang bagus karena Anda akan terus mendapatkan penghasilan dan manfaat.
4. Sebaiknya pilih sebuah bisnis yang tidak terlalu mengandalkan keterlibatan Anda karena Anda masih memiliki keterbatasan waktu akibat bekerja sebagai karyawan. Misalnya, sebuah usaha warung makanan tentunya kurang sesuai dan menyita banyak waktu. Namun, usaha toko pakaian online mungkin akan lebih menghemat waktu dan tenaga Anda.
5. Jangan merasa tertekan saat meninggalkan pekerjaan yang sudah Anda geluti saat bisnis Anda sudah mencapai tahap aman (sudah lebih stabil dan menghasilkan keuntungan nyata).
6. Tidak dianjurkan untuk menceritakan bisnis kepada mitra kerja mengenai hal apa yang sedang berusaha Anda bangun di samping pekerjaan kantor yang Anda lakukan. Akan ditemui lebih banyak kerugian daripada manfaat jika Anda menceritakan bisnis yang sedang Anda rintis di dalam kantor. Hal ini juga berlaku terutama bagi klien dan pemasok yang Anda kenal.
7. Jangan gunakan komputer atau sistem dan alamat surel/ email yang berhubungan dengan perusahaan yang Anda tempati sekarang. Anda bisa berisiko untuk dituntut atas penggunaan fasilitas perusahaan demi kepentingan pribadi. Lagipula, segala aktivitas bisnis Anda akan lebih mudah terpantau jika Anda menggunakan komputer inventarisasi perusahaan.
8. Jangan segan untuk mengundurkan diri dari perusahaan tempat Anda bernaung jika Anda pikir sudah waktunya untuk keluar. Jangan menunda. Menjalankan sebuah bisnis secara paruh waktu bisa saja hanya setengah berhasil namun kecuali Anda akan menjadi seorang investor pasif, usaha tersebut akan tumbuh hanya hingga mencapai titik tertentu tanpa komitmen penuh terhadap sang pemilik.
9. Bersikaplah terbuka terhadap atasan Anda. Malah jika mungkin bisnis Anda tidak bersaing dengan perusahaan yang ia miliki, Anda bisa mengajak mereka berinvestasi atau bahkan menjadi klien, investor,mitra atau pelanggan usaha yang Anda dirikan.
10. Pastikan Anda memanfaatkan waktu dengan seefisien mungkin karena pada dasarnya Anda sedang melakukan dua pekerjaan sekaligus. Kurangi aktivitas-aktivitas yang kurang produktif dan kurang penting bagi perkembangan usaha Anda di masa datang sembari berjuang untuk menyelesaikan kewajiban yang dibebankan kepada Anda sebagai karyawan di perusahaan yang menjadi tempat bernaung Anda sekarang.

Source: http://arnandadanu.blogspot.com/2013/05/cara-memulai-usaha-sendiri-saat-masih.html

Selasa, 17 September 2013

7 Langkah Memulai Bisnis Dari NOL

1. Memahami Usaha Kecil
Tak sedikit orang, bisa jadi Anda diantaranya, yang selalu berpikir bahwa memulai usaha yang harus disiapkan adalah dana sekian puluh juta. Sepuluh juta untuk sewa kantor, sekian juta untuk beli meja kursi, sekian juta untuk komputer dan alat kantor, serta sekian juta untuk gaji karayawan. Apabila demikian yang harus Anda siapkan, niscaya Puspo Wardoyo tidak akan memiliki rumah makan ayam bakar Wong Solo yang kini tersebar jaringannya di berbagai kota sederhana. Mungkin pula Bob Sadino tak akan memiliki Kemchick, ia pun memulainya dengan menjalankan telur dari rumah ke rumah. Sebagian pengusaha sukses yang saat ini sering muncul di media adalah mereka yang memulainya dari langkah yang sederhana dan nyaris tanpa modal berbentuk uang tunai.

7 Langkah Memulai Bisnis Dari NOL

Keberhasilan memulai usaha bukanlah keberhasilan yang sesungguhnya. Bahkan, meskipun pada tahun-tahun pertama usaha Anda berkembang secara cemerlang, mungkin tak akan serta merta usaha Anda sudah sukses 100%. Banyak Perusahaan yang berkembang sangat cepat dan sistemnya belum siap menopang hingga kemudian terjadi konflik perebutan “harta” dan akhirnya ditutup karena perselisihan.

1. Memahami Usaha Kecil
Tak sedikit orang, bisa jadi Anda diantaranya, yang selalu berpikir bahwa memulai usaha yang harus disiapkan adalah dana sekian puluh juta. Sepuluh juta untuk sewa kantor, sekian juta untuk beli meja kursi, sekian juta untuk komputer dan alat kantor, serta sekian juta untuk gaji karayawan. Apabila demikian yang harus Anda siapkan, niscaya Puspo Wardoyo tidak akan memiliki rumah makan ayam bakar Wong Solo yang kini tersebar jaringannya di berbagai kota sederhana. Mungkin pula Bob Sadino tak akan memiliki Kemchick, ia pun memulainya dengan menjalankan telur dari rumah ke rumah. Sebagian pengusaha sukses yang saat ini sering muncul di media adalah mereka yang memulainya dari langkah yang sederhana dan nyaris tanpa modal berbentuk uang tunai.
Keberhasilan memulai usaha bukanlah keberhasilan yang sesungguhnya. Bahkan, meskipun pada tahun-tahun pertama usaha Anda berkembang secara cemerlang, mungkin tak akan serta merta usaha Anda sudah sukses 100%. Banyak Perusahaan yang berkembang sangat cepat dan sistemnya belum siap menopang hingga kemudian terjadi konflik perebutan “harta” dan akhirnya ditutup karena perselisihan.
2. Memulai Dari Cita-cita Bukan Modal
Sering kali orang tidak percaya bahwa usaha atau bisnis bisa dimulai tanpa harus mengeluarkan modal dalam bentuk uang tunai. Sangat banyak bukti bahwa seorang yang tidak punya bisa memulai usaha. Kewirausahaan ditandai dengan kemampuan seseorang untuk terus melangkah dengan modal seadanya. Wirausahawan bisa menggali modal dari pihak lain secara langsung maupun tidak langsung. Jiwa kewirausahaan adalah jiwa yang mampu menciptakan nilai tambah dari keterbatasan. Hakekatnya modal tidak harus dalam bentuk uang otak Anda yang kreatif adalah modal utama untuk memulai usaha.
Modal pertama yang perlu Anda miliki adalah cita-cita. Cita-cita sangat penting dalam hal apa pun, termasuk dalam bisnis. Sebab, cita-cita akan mengarahkan kelak ke mana bisnis kita dan cita-cita akan mengarahkan akan menjadi apa kelak bisnis kita. Cita-cita ibarat garis lurus yang akan menjadi panduan. Jika memiliki cita-cita akan memudahkan langkah usaha menuju arah finish atau target.
Agar cita-cita tercapai dibutuhkan mentalitas entrepreneur atau wirausaha harus dimiliki. Mentalitas akan membuat lebih cerdas dalam mengelola karyawan. Jika Anda seorang karyawan, mentalitas entrepreneur akan membuat Anda pandai mengelola gaji menjadi penghasilan masa depan.
Jangan harap Anda bisa sukses menjalankan usaha tanpa bergaul dengan pengusaha yang lebih sukses. “ Demikian pesan seorang pengusaha sukses. Bergaullah dengan entrepreneur sukses. Mereka akan dapat menjadi tempat bertanya bagi masalah-masalah yang dihadapi. Anda bukan hanya mendapatkan keuntungan pengetahuan praktis mengenai bisnis, tetapi juga peluang mendapatkan modal sangat besar. Seandainya modal tidak dapat Anda peroleh pun, Anda berpeluang besar untuk bekerja sama dengan pengusaha sukses pada saat mengawali usaha atau mau mengembangkan usaha. Modal ada dimana-mana. Sebagian besar ada di komunikasi Anda. Untuk itu, bergaullah dengan komunitas wirausaha.
3. Memilih Bentuk dan Lokasi Usaha
Banyak orang mengira, untuk memulai usaha, pertimbangan utama adalah produk yang paling menguntungkan dan risikonya kecil. Ketahuilah bahwa ada banyak fakta yang akan membuat Anda layak merenung ulang. Simak berikut ini.
1. Pada umumnya semua jenis barang memiliki peluang mencetak keuntungan dan keinginan. Misalnya, Anda mengira bahwa warung makan padang lebih untung dari warung tegal. Persoalannya, jika warung makan padang Anda tidak laku, bisakah Anda untung? Sejak pertengahan 1990-an banyak orang berbondong-bondong membuka bisnis IT (information Technology). “ini adalah bisnis masa depan”, kata mereka. Mengapa selanjutnya bisnis tersebut rontok? Salah satu soalnya adalah pembelinya belum banyak. Sebaliknya banyak orang menjalankan bisnis yang tampaknya sepele, ternyata memberi keuntungan yang memadai, misalnya barang bekas, sampah, dan limbah pabrik. Jadi, permasalahannya bukan pada jenis produk, tetapi pasarnya.
2. Sebagian besar usaha mengalami kebangkrutan bukan disebabkan oleh persaingan, melainkan oleh kekurangmampuan mengelola SDM. Banyak perusahaan bisa tumbuh cepat, kemudian bangkrut.
3. Ada orang yang mengira jika bisnis dimulai dengan hobi akan melaju pesat. Faktanya tidak selalu begitu. Hobi memang membantu Anda untuk mengetahui seluk-beluk kegiatan yang terkait dengan hobi tersebut. Namun, ketika hobi menjadi bisnis, Anda perlu mencermati pola jual-beli yang layak agar bisa menguntungkan usaha Anda.
4. Menjual barang yang murah belum tentu laku. Ini adalah soal nilai yang akan diterima pembeli. Banyak barang yang sangat mahal lebih laku dari pesainganya yang menjual lebih murah.
5. Banyak orang ingin memulai usaha yang belum dilakukan orang lain. Padahal dengan membuka usaha baru yang belum dilakukan orang lain, berarti Anda harus melakukan investasi uang dan waktu yang lebih besar untuk meyakinkan konsumen bahwa produk yang Anda jual bermanfaat bagi konsumen.
Dengan melihat fakta tersebut, Anda kini mendapat gambaran bahwa apabila
sewaktu-waktu mendapat tawaran bisnis yang untungnya sangat tinggi. Jadi, bagaimana cara Anda memilih bisnis yang baru detekuni? Beberapa langkah yang layak Anda ambil sebagai berikut:
1. Carilah sesuatu yang menyenangkan Anda. Makanan, pendidikan, perbankan, dll. Tidak usah Anda pikirkan kegiatan itu menguntungkan atau tidak, yang penting Anda memilih sesuatu yang menyenangkan.
2. Pasarnya bagaimana? Jika telah mengumpulkan kegiatan yang menyenangkan, Anda bisa memulai memilih dan kegiatan menyenangkan yang pasarnya benar-benar bagus.
3. Jika Anda sudah memilih dengan hati yang bulat, selanjutnya carilah informasi tentang pesaing Anda. Dengan mengetahui kualitas dan kuantitas pesaing maka Anda bisa mengukur kemampuan Anda mengembangkan usaha.
Memilih Lokasi Usaha
Dalam teori marketing mix (bauran pemasaran), ada 4 hal utama pemasaran, yakni product, price, place, dan promotion, disingkat 4P. Anda harus memiliki kemampuan meramu 4 hal tersebut agar bisa sukses. Jika Anda sudah dapat menentukan produk yang akan dijual maka Anda harus bisa menentukan 3 hal lainnya, yakni harga, lokasi, dan promosi. Produk bermutu tanpa disertai promosi dan harga yang pas akan menyulitkan perkembangan usaha Anda. Place berarti lokasi kantor dan distribusi yang membuat konsumen mudah membelinya. Semakin sulit lokasi dijangkau oleh konsumen maka dibutuhkan promosi yang banyak.
4. Memasarkan Produk Dengan Praktis
Nyawa dari suatu usaha adalah pemasaran. Sebagus apa pun produk yang akan Anda pasarkan, jika produk itu tidak laku, tidak ada artinya bagi perusahaan Anda. Para pengusaha sukses pasti tahu calon pelangganya atau dalam bahasa marketing adalah target market. Bukan hanya target umum, melainkan dirinci, misalnya kalangan muda umur 20-25 tahun, pendidikan sarjana, penghasilan lebih dari Rp 2 juta perbulan, dll. Dengan mengenali calon pelanggan maka Anda akan lebih mudah melakukan teknik promosi agar mereka tertarik membeli produk yang dijual.
“The greatest money making secret in the history is giving”, demikian kata salah seorang guru bisnis dunia. Untuk mendapatkan uang, cara paling mudah adalah memberi. Memberilah sesuatu ke orang lain maka Anda akan mendapatkan sesuatu. Sebagai contoh, Anda ingin membuka warung soto. Mulailah promosi dengan memberi contoh makanan ke target pembeli. Jika itu terlalu berat, buatlah promosi “beli soto gratis teh manis”, atau jus buah atau apa yang Anda bisa berikan. Dengan memberikan sesuatu kepada calon pembeli, Anda akan mendapatkan pembeli.
Setelah Anda berhasil menggaet pembeli, jadilah pembeli itu menjadi pelanggan, jangan kecewakan mereka yang sudah pernah mencicipi dagangan Anda. Ingatlah, semakin banyak pembeli, semakin banyak orang komplain. Justru jika Anda tidak medapatkan komplain dari pembeli, dikhawatirkan pembeli yang kecewa langsung pindah ke perusahaan pesaing Anda. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk membuat pembeli menjadi pelanggan seperti berikut:
1. Paket keanggotaan dengan diskon khusus
Cara ini diketahui akan membuat pembeli Anda yang sudah tertarik akan merasa lebih diperhatikan.
2. Minta masukan dan saran tentang pelayanan Anda ke pembeli yang sudah beberapa kali datang.
3. Buat promosi bonus misalnya “beli 10 gratis 1”.
4. Membuat garansi
Pelayanan berbentuk garansi sangat lazim pada usaha-usaha berbasis tekhnologi, seperti TV, radio, telepon seluler, kulkas, dan AC Jasa reperasi juga akan memuasakan konsumen Namun, sebenarnya hampir semua usaha bisa memberikan garansi. Misalnya, pelayanan di rumah makan memberikan garansi jika dilayani lebih dari setengah jam, pembeli tidak usah bayar.
5. Merekrut dan Mengelola Karyawan
Aset terpenting dalam perusahaan ada 3, yaitu pertama SDM, kedua adalah SDM, dan ketiga adalah SDM atau karyawan dalam usaha. Sebelum merekrut karyawan, terlebih dulu Anda perlu menentukan kriteria karyawan yang akan direkrut.Jika kriteria sudah disusun maka selanjutnya Anda perlu mencari calon karyawan sebanyak-banyaknya.
Prinsip utama menjadi pelaku bisnis adalah supaya bisa membuat perusahaan Anda berjalan tanpa kehadiran Anda. Hakekat business owner adalah memiliki bisnis, bukan membuka pekerjaan untuk diri sendiri. Pelaku usaha adalah orang-orang bebas, bukan pekerja yang diatur jam kerjanya oleh perusahaan. Anda yang mengatur jam kerja karyawan dan jam kerja Anda sendiri. Jadi keahlian mengelola waktu sangat dibutuhkan. Jangan bangga melayani pelanggan terus menerus, sebab hal itu akan membuat Anda sibuk dengan urusan keseharian. Serahkan pekerjaan itu ke karyawan secara bertahap sehingga Anda memilki waktu lebih berkualitas.
Prinsip kepemimpinan adalah memberi pengaruh ke orang lain. Anda bisa memberi pengaruh yang baik ke karyawan apabila Anda memulai dengan memberi pengaruh kepada diri sendiri untuk maju. Jadi pimpinlah diri sendiri terlebih dahulu untuk berubah ke arah yang baik, baru Anda bisa memimpin orang lain. Pemimpin yang baik akan dimulai dengan memberi teladan, memberi pandangan masa depan, dan selanjutnya ia laksana konsultan.
Seorang pemimpin usaha, bukan hanya pandai memotivasi karyawan, tetapi juga sangat pandai membuat sistem yang membuat karyawan mengetahui dari bekerja keras.
6. Melakukan Promosi yang Praktis
Seorang pelaku usaha yang sukses selalu mengupayakan bahwa setiap uang yang keluar akan bisa kembali lagi dalam jumlah yang banyak. Kegiatan promosi adalah termasuk kategori mengeluarkan uang yang bisa kembali dalam jumlah lebih banyak.
Hakekat promosi adalah mengkomunikasikan nilai tambah kepada orang yang tepat, dalam jumlah banyak, dengan cara yang tepat. penting sekali bahwa Anda tidak salah memilih calon konsumen. Calon konsumen Anda memilki variasi, baik dari segi penghasilan, gaya hidup, umur, jenis kelamin, tempat tinggal, dan lain-lain.
7. Mengelola Keuangan Sistem Keuangan
Jika pada tahap awal, aliran uang melalui tangan Anda sendiri dengan catatan seadanya maka tahap selanjutnya Anda harus memilki catatan keuangan yang memadai sebagaimana layaknya perusahaan. Untuk itu dibutuhkan arus kas. Arus kas sangat penting untuk mempertahankan bisnis agar berjalan normal. Dalam suatu usaha, harus membiayai pengeluaran rutin seperti gaji, listrik, telepon, sewa kantor, dan transportasi.
Perkiraan arus kas adalah rencana yang menunjukkan berapa kira-kira uang yang masuk (penerimaan kas) dan berapa yang keluar (pembayaran kas) dari bulan ke bulan dalam jangka pendek. Jumlah uang kas yang Anda milki di akhir bulan adalah hasil pengurangan dari uang masuk dengan uang keluar.
Sumber : Bambang Suharno, Langkah jitu memulai bisnis dari nol, Penebar Swadaya.

Source: http://good.abatasa.co.id/post/detail/11510/7-langkah-memulai-bisnis-dari-nol

Rabu, 11 September 2013

Tips Memulai Usaha Kecil-kecilan dirumah

Sebagian besar, kita selalu dihadapkan dengan berbagai kebingungan ketika akan memulai membuka usaha di rumah. Banyak saja alasan yang muncul, mulai dari masalah klasik yaitu tidak punya modal, tidak punya tempat yang strategis, tidak punya keahlian dan lain sebagainya. Intinya, semua alasan tersebut membuat kita selalu terkungkung tak ada nyali untuk memulai berusaha. Anda boleh manggut-manggut, karena saya juga keadaanya persis seperti itu, tidak berani bertindak untuk memulai atau action, sementara otak kelelahan karena sudah penuh berisi tumpukan impian yang tidak lekas terwujud.

Tips Memulai Usaha Kecil-kecilan dirumah

Namun, Saya mau sedikit sharing tentang bagaimana cara memulai membuka usaha kecil-kecilan di rumah, agar bisa menginspirasi Anda untuk memulai melakukan action mempraktekan berbagai peluang usaha sampingan di rumah dengan modal kecil. Untuk memulai membuka usaha di rumah, hal yang penting kita perhatikan dan bisa dijadikan inspirasi usaha adalah:

1. Hobi atau kegemaran kita.

2. Kebutuhan kita atau orang lain

3. Skill atau keahlian yang dimilki

Hobi bisa dijadikan inspirasi dalam berbisnis. Mengikuti hobi, biasanya hanya menghabiskan duit, sekarang bagaimana agar hobi tersebut tersalurkan, namun bisa menghasilkan uang, bukan sekedar membuang uang. Contohnya, jika Anda suka membaca koran atau majalah atau buku, kenapa Anda tidak berjualan koran atau majalah di lingkungan anda atau menjual buku secara online? Kalau Anda suka DVD movie, bagaimana disamping anda suka nonton film-film tersebut, membuat reviewnya di blog dan menjual dvd-dvd original terbaru. Kalau Anda suka menulis seperti aaya, kenapa Anda tidak salurkan saja bakat Anda dengan membuat blog lalu memonitisasinya dengan memasang iklan ? Intinya, jadikanlah kegemaran Anda, sesuatu yang bisa mendongkrak penghasilan Anda.

Begitu juga dengan kebutuhan. Kebutuhan tiap orang atau kita sendiri, juga bisa dijadikan inspirasi dalam mencari peluang usaha. Lihatlah sekeliling kita, bahkan kita sendiri tiap hari membutuhkan pulsa telepon/listrik, butuh beras, butuh gas, butuh air minum, obat herbal, pakaian dan berbagai kebutuhan pokok lainnya. Bukankah semua itu bisa dijadikan inspirasi untuk memulai usaha ? Mungkin Anda berpikir : “wah banyak pesaingnya” atau “keuntungannya sedikit”. Tinggalkanlah alasan yang sudah kuno seperti itu, mulai aja belum, masa sudah ada pikiran negatif seperti itu ?

Faktor keahlian juga merupakan inspirasi atau ide termaknyus untuk dijadikan usaha sampingan Anda. Mengapa ? Karena tiap orang dianugerahi kemampuan dan keahlian yang berbeda-beda. Ini adalah fitrah manusia dan sengaja Tuhan berikan untuk saling mengisi di antara kita. Lihat di sekitar kita, ada teman kita yang dominan suka membongkar motor sehingga dia bisa buka bengkel sendiri, ada saudara kita yang ahli menggambar/mendesain sehingga dia bisa menang ikut kontes desain di Logo My Way atau Sribu dot com. Ada juga yang ahli bahasa Inggris sehingga dia dapat proyek menjadi penterjemah. Sekarang kita dominan skillnya ke mana ? Nah, disitulah letak kemampuan kita yang perlu kita gali dan kita asah.

Satu hal lagi yang perlu dicamkan oleh masing-masing individu adalah jadilah sebagai diri kita sendiri yang unik. Jangan ikut-ikutan arus, ada orang lain maju di bisnis Amazon, pingin maen Amazon, ada temen sukses maen Adsense, ikut maen Adsense, sementara Amazonnya masih nihil, ada saudara kita sukses di Clickbank, ikut nimbrung di sana, akhirnya ga fokus dan biasanya timbul stress. So, saran saya pilih satu saja usaha sampingan yang dominan dengan kita, kalau sudah besar, baru bisa nyoba yang lainnya.

Source: http://artikel.co/1637/15-kuncimenjadi-pengusaha-sukses.html

Macam-macam Bisnis yang bisa dikerjakan dirumah

Kalau saya perhatikan, saat ini semakin banyak pengusaha yang bermunculan di Indonesia. Tidak hanya pengusaha berskala besar tapi juga pengusaha kecil dan menengah, bahkan usaha kecil menengah (UKM) saat ini mengalami peningkatan yang cukup besar pertumbuhannya. Adanya peluang bisnis dengan modal kecil membuat orang untuk mencoba membangun usahanya sendiri. Cukup banyak pengusaha kecil menengah tidak hanya membuka toko yang ada fisik nya tetapi toko virtual di internet yang dapat menjangkau orang lebih banyak lagi, bahkan beberapa pengusaha online yang saya kenal memiliki penghasilan yang membuat saya “ngiler” hehehe. Nah setelah saya melihat bisnis online kenalan saya itu sangat berhasil, saya tertarik untuk membuat artikel yang berhubungan dengan bisnis, baik itu bisnis offline dan juga online.

Macam-macam Bisnis yang bisa dikerjakan dirumah

Beberapa calon pengusaha sering mengalami kendala ketika ingin memulai sebuah bisnis untuk mereka. Dan kendala yang sering kita dengar adalah kurangnya modal awal untuk memulai bisnis mereka. Mungkin Anda berpikir akan lebih baik meminjam uang dari bank atau mencari investor, memang benar langkah itu bisa dilakukan tapi ini bukanlah perkara mudah. Kebanyakan bank dan investor bisnis pasti akan menanyakan pengalaman bisnis kita sebelumnya dan juga informasi-informasi lainnya yang tidak kita miliki, dan akhirnya kita tidak bisa mendapatkan modal. Lalu, apakah kekurangan modal menjadi penghambat bagi kita untuk memulai bisnis yang kita inginkan? Tentu saja tidak! Kita bisa memulai sebuah bisnis yang dapat dikerjakan walau dengan modal yang minim karena kita bisa menemukan banyak sekali peluang usaha modal kecil di sekitar kita.

Kalau kita bicara bisnis modal kecil berarti kita memang harus tetap punya modal yang cukup untuk memulai bisnis tersebut. Kita tetap harus mengeluarkan uang, selain itu kita juga harus punya modal non-materil seperti pengetahuan tentang bisnis yang akan dijalankan, modal kemauan & usaha yang keras. Kita bisa memanfaatkan apa saja yang ada di sekitar kita untuk memaksimalkan usaha yang akan dijalankan, misalnya memanfaatkan rumah sebagai tempat usaha agar bisa mengurangi biaya sewa tempat, memanfaatkan anggota keluarga dalam menjalankan bisnis untuk mengurangi biaya gaji karyawan, dan lain-lain.

Beberapa peluang bisnis dengan modal kecil yang sering dikerjakan oleh pengusaha kecil dan menengah:

A. Bisnis Offline dari Rumah

Ada banyak sekali peluang bisnis modal kecil yang bisa dikerjakan dari rumah. Kita dapat melakukan semua proses menjalankan bisnis dengan baik tanpa harus menyewa tempat. Walaupun begitu kita harus mempertimbangkan market yang ada di sekitar kita, apakah akan ada orang yang membutuhkan produk yang kita jual di sana? Berikut ini adalah beberapa jenis usaha rumahan dengan modal kecil yang bisa kita kerjakan:

1. Membuka jasa menjahit: banyak orang yang ingin menjahitkan pakaiannya dengan model dan ukuran tertentu, nah mereka ini pasti selalu mencari jasa menjahit pakaian untuk mereka. Bisnis ini sangat cocok untuk orang yang memiliki minat pada fashion, tentunya Anda harus memiliki kemampuan dalam menjahit dan mendesain pakaian.

2. Membuat dan menjual makanan/ snack: Kalau Anda memiliki resep makanan yang unik atau bisa membuat snack yang digemari banyak orang, maka Anda harus mempertimbangkan bisnis ini. Usaha ini sangat cocok untuk orang yang menyukai tentang kuliner. Tidak sedikit orang yang berhasil menjalankan bisnis makanan, bahkan bisnisnya semakin berkembang dan membuka cabang di tempat lain.

3. Menjual pulsa elektrik: memulai bisnis jual pulsa saat ini sangat mudah hanya dengan modal Rp 100.000 – Rp 300.000 kita sudah bisa mulai menjalankan bisnis ini, cocok dikerjakan dimana saja dan siapa saja. Bila Anda adalah seseorang yang aktif dalam sebuah network, organisasi dimana anggotanya cukup banyak, atau anak kuliahan, maka bisnis jual pulsa bisa sangat menguntungkan lho karena kita bisa menjualnya pada teman-teman yang berada di network, organisasi, kampus.

4. Membuka les private: bila kita memiliki kemampuan dalam bidang tertentu, misalnya; gitar, bahasa Inggris, computer, dan lain-lain, kita bisa memberikan les private di rumah atau bisa juga dilakukan di tempat lain tergantung kondisi yang ada.

5. Membuka warung atau toko sembako: bisnis ini sudah banyak yang mengerjakannya karena itu kita sebaiknya melihat tingkat persaingan yang ada, lokasi, dan juga modal yang kita miliki.

6. Bisnis Jasa design dan editing foto: tentunya kita harus memiliki kemampuan dalam menggunakan software editing foto, seperti: CorelDraw, Photoshop, dan lainnya.

7. Membuka jasa loundry: bisnis loundry akan sangat laris bila berlokasi di dekat kampus, kost-kostan. Kalau kita perhatikan bisnis loundry ini semakin banyak dan semakin bermacam-macam layanannya, bahkan ada yang menawarkan untuk menjemput pakaian yang akan diloundry. Bila Anda merasa bisnis ini cocok dengan Anda maka sebaiknya Anda segera melakukannya karena bisnis ini akan selalu dicari oleh banyak orang.

B. Bisnis Online dari Rumah

Bisnis online sangat cocok bila dikombinasikan dengan bisnis offline yang kita miliki. Misalnya kita punya toko yang menjual furniture cantik, nah kita bisa menjual furniture kita itu secara online, dan tentunya pasarnya akan semakin luas karena bisa dijangkau lebih banyak orang. Bila kita tidak memiliki bisnis offline, kita tetap bisa membangun sebuah bisnis secara online. Berikut ini adalah beberapa bisnis online yang bisa dikerjakan dari rumah dengan modal kecil:

1. Bisnis Affiliasi: ini adalah bisnis yang banyak dijalankan oleh banyak internet marketer baik di luar negeri atau pun di dalam negeri. Kita tidak harus memiliki produk, tapi kita bisa menjual produk orang lain melalui internet, baik itu melalui blog, social media, email, dan lain-lain, dan kita mendapatkan komisi sekian persen dari total harga barang yang dijual.Produk yang dijual pun bermacam, ada produk berbentuk fisik, berbentuk digital, dan juga berbentuk membership.

2. Bisnis dengan membuat toko online: memiliki sebuah toko online saat ini sudah sangat mudah. Bisnis ini bisa dijalankan oleh orang yang memiliki toko offline dan ingin meningkatkan penjualan dengan cara menjual secara online. Tapi bisnis ini juga bisa dikerjakan oleh orang yang tidak memiliki produk, yaitu dengan cara bergabung dengan sistem dropship yang ditawarkan oleh sebuah produsen barang.

3. Bisnis Iklan di blog/ website: bisnis ini sangat cocok untuk orang yang memiliki web atau blog dengan trafik pengunjung yang tinggi. Salah satu model bisnis iklan adalah dengan mengikuti program PPC (pay per click) seperti Google Adsense, Bidvertiser, Kliksaya, Kumpulbloger, dan lain-lain. Selain iklan PPC, model bisnis iklan yang lain adalah dengan cara menawarkan space iklan pada blog Anda dengan harga yang sudah Anda tentukan.

4. Menjadi penulis lepas: Saat ini cukup banyak lho yang menjalani profesi sebagai penulis lepas, baik itu menulis artikel bahasa Inggris ataupun menulis artikel bahasa Indonesia. Untuk artikel bahasa Inggris biasanya tarif nya lebih mahal daripada artikel bahasa Indonesia. Ada beberapa tempat yang dapat dijelajahi untuk mendapatkan job dari orang yang sedang mencari penulis artikel, misalnya: fiverr.com, ads-id.com, dan masih banyak lagi.

5. Bisnis MLM online: Ini adalah bisnis Multi Level Marketing yang dijalankan secara online. Tidak seperti binsi MLM konvensional yang biasanya menyita waktu dan tenaga untuk kegiatan pertemuan, follow up calon member, dan pembelian barang, semua proses itu bisa dilakukan secara online. Namun, perlu diperhatikan bahwa tidak semua bisnis MLM punya sistem yang baik, pastikan bisnis MLM online yang Anda ikuti punya produk dan sistem yang bagus dan menguntungkan.

Sebenarnya masih ada banyak peluang bisnis modal kecil yang bisa kita kerjakan dari rumah tapi sayangnya saya tidak bisa menuliskan semuanya di artikel singkat ini. Satu hal yang perlu kita ingat bahwa walaupun bisnis atau usaha yang dijalankan hanya dengan modal kecil bukan berarti keuntungan yang akan didapatkan kecil juga. Buktinya adalah usaha kenalan saya itu, dia tidak punya produk sendiri, dengan modal yang kecil dia menjalankan bisnis dropship, tapi penghasilan yang di dapatkan luar biasa, bahkan lebih besar dari gaji seorang manajer Bank. Visi dan misi, semangat dan kerja keras yang dilakukan secara terus menerus tentu akan memberikan hasil yang maksimal, bahkan bisa saja melebihi harapan kita. Semoga artikel ini menginspirasi Anda.

Source: http://www.maxmanroe.com/peluang-bisnis-usaha-modal-kecil-yang-bisa-dikerjakan-dari-rumah.html

Senin, 09 September 2013

Pengaruh Mental terhadap Usaha

Hallo Sobat . Kali ini kita akan membahas Mental apa kira2 pengaruh mental ??

Pengaruh Mental terhadap Usaha

Terkadang mental yang lemah akan ejekan teman kita akan menangis, marah dalam hati dan lain sebagainya ??Lalu bagaimana dengan peran untuk wirausaha ???

Mental sangat di butuhkan untuk kalangan wirausaha baik online maupun offline. Tanpa mental yang kuat saya yakin bisnis usaha kita akan hancur karena kita akan selalu menunda-nunda untuk promosi karena takut di maki-maki produknya :)

Ketika anda gagal dalam usaha ataupun melakukan sesuatu yang menurut anda benar maka anda akan menjadi putus asa, anda akan menjadi putus asa dan bimbang dengan keinginan anda sendiri disini adalah tindakan menurut saya yang biasa terjadi ketika kita baru saja belajar mengambil Keputusan Hidup.

Bagaimana Cara meningkatkan Mental ??

Sederhana, anda nekat untuk melakukan apapun itu meski jangan BODOH, Lakukan yang menurut anda benar coba dan rangkum kesalahan anda sampai mana lalu anda pikirkan lagi solusinya bagaimana ?? karena kita yang membuat kesalahan kita juga harus yang memiliki solusi tersebut :)

Bantuan teman pun penting, kita harus selalu share masalah yang ada beban di hati dan jangan sampai sakit berlama-lama ada baiknya di keluarkan saja uneg2 ke teman yang tentunya lebih jenius dari kita bukan pintar ya :D kita sharing dengan masalah-masalah yang ada dan minta bantuan

Hadapi aja yang memaki-maki anda dalam segi produk, kegagalan atau lain-lain enjoy :) karena tak selamanya anda akan terpuruk pasti orang yang memaki-maki anda yang terpuruk karena mereka mencoba untuk mencari kelemahan anda sedangkan anda mencari solusi dari kelemahan anda tersebut.

Ga Yakin Dengan Diri Sendiri ?? jangan begitulah :D yakin aja dulu nanti juga tau jawabannya dan kesalahan anda dimana, jika belum apa-apa udah takut ya nanti anda sendiri yang rugi dan anda malah terpaku pada kesalahan tetap di bawa enjoy dan sharing

Beda Pendapat Dengan Orang Tua ?? orang tua memang terkadang menjengkelkan :D haha (Anak Durhaka) mengapa tidak ?? mereka adalah salah satu pesangin terberat saya (Edisi saya) saya itu di suruh kerja di pabrik belajar BAHASA . EEEHHH gila lu ndro :( gue bahasa inggris aja acak-acakan tapi tetap pada prinsip, saya ga akan belajar BAHASA saya belajar dengan yang saya mau dan itu terjadi terus menerus sampai saya mendaptkan JOB OFFLINE dengan perharinya ada aja yang bayar saya sampai Rp. 500.000,- :) alhamdulillah disini orang tua saya sadar bahwa saya adalah orang yang bisa dan mampu memberikan KEYAKINAN Pada orang tua saya :)

sudah cukup share disini saja. jika memang anda mengalami kesulitan dan ingin share dengan saya, saya berterima kasih dan sangat senang untuk berdiskusi :)

Source: http://pangeran1995.web.id/2013/05/pengaruh-mental-terhadap-usaha/

10 Cara mengatasi stres mencari kerja

Berhenti bekerja itu bikin stres. Tidak sedikit yang mengaku kesusahan mengatasi masalah emosi dan mental saat pekerjaan yang biasa dilakukan terpaksa harus dilepas. Bingung mencari aktifitas dan pendapatan baru, belum lagi menanggung rasa malu karena tidak memiliki pekerjaan lagi.

10 Cara mengatasi stres mencari kerja

Tetapi kondisi itu justru semakin memicu pekerja untuk mencari pekerjaan lebih giat lagi, dibanding dengan yang masih fresh graduate, belum pernah bekerja. Mereka yang kehilangan pekerjaan itu pasti membutuhkan semangat dan antusias dalam menjalani kondisi tersebut. Karena semakin terbawa dalam suasana haru, hanya akan mematahkan semangat.

Ada beberapa teknik yang diperlukan oleh para pencari kerja ataupun yang sudah berpengalaman, yang ditampung oleh Forbes.

1. Bergabung dengan group pendukung. Orang yang bergabung di dalamnya banyak mendapat info-info tempat kerja dan ide-ide baru. Membernya diminta berbagi pengalaman bagus dan kiat-kiat khusus yang bermanfaat untuk orang lain.

2. Menjadi pekerja sukarelawan. Bekerja tanpa diberi upah nampaknya sia-sia, tetapi ada keuntungan yang tidak bisa diukur dengan uang saat menjadi pekerja sukarelawan. Relasi menjadi semakin terbuka, skill tetap terasah, reputasi terbentuk.

3. Proyek Optimis. Tempat untuk membagikan kata-kata yang sifatnya positif dan membangun, yang dapat membuat pendengar merasa optimis dan bersemangat kembali. Yakinlah saat kita yang merasa down, kita akan menerima apa yang kita berikan, kata-kata yang menguatkan.

4. Ingatlah apa saja yang sudah anda raih di tempat kerja. Berhenti bekerja bukan berarti prestasi ikut terkubur. Ambil waktu untuk merenung apa saja yang sudah Anda lakukan di tempat kerja yang lama untuk menggali potensi, mengerjakan proyek, andil dalam merintis perusahaan, dan sebagainya. Dengan mengingat kesuksesan-kesuksesan itu, Anda tidak hanya menjadi semangat, tapi juga punya nilai plus sebagai modal mencari pekerjaan.

5. Berapa banyak orang yang melihat profile Anda? Rasa senang mendapati banyak orang yang melihat profile Anda itu bisa membangkitkan semangat.

6. Buat daftar hal-hal yang patut disyukuri. Temukan hal-hal di luar pekerjaan yang membuat kita bisa bersyukur. Badan yang sehat, pernikahan yang bahagia, anak-anak yang lucu, dan kerabat yang menyenangkan.

7. Kendalikan kebiasaan-kebiasaan buruk. Makan sembarangan, merokok, minuman alkohol, dan konsumsi zat-zat candu hanya akan memperparah stres.

8. Carilah pemimpin untuk diri anda sendiri. Anda butuh sosok pemimpin yang dapat membantu menemukan ide-ide baru, memperintahkan diri Anda untuk tidak menunda-nunda sesuatu, membantu Anda untuk fokus dengan tujuan hidup.

9. Susunlah jadwal harian. Biasakan teratur dengan waktu meskipun posisi Anda bukan sebagai pekerja, dan masih sebagai pencari kerja. Misalnya jam makan, menyiapkan kebutuhan keluarga, waktunya di depan komputer, dan sebagainya. Dimaksudkan Anda bisa tetap disiplin dengan waktu saat kembali bekerja.

10. Ciptakan lingkungan yang nyaman. Carilah teman atau kerabat yang bisa diajak rileks untuk saat-saat sulit seperti ini. Tapi ingat, mereka juga punya kepentingan hidup masing-masing. Jadi jangan bergantung pada mereka dalam segala suasana. Ajak bersenang-senang saja di saat-saat tidak mengenakkan ini.

Anda bisa menerapkan 10 trik di atas mengatasi stres saat Anda mencari pekerjaan yang lebih menjanjikan dan lebih sesuai dengan keinginan Anda. Jika akhirnya sukses, siapa yang akan senang? Anda sendiri bukan?

Source: http://www.merdeka.com

Minggu, 08 September 2013

Solusi Bagi Anda yang Sulit Mendapatkan Pekerjaan

Mengapa sampai sekarang ini saya belum mendapatkan pekerjaan? Pertanyaan tersebut mungkin selalu ada di benak para pencari kerja baik yang baru lulus atau sudah lama menganggur. Anda mungkin sudah memiliki kualifikasi yang tepat dengan karyawan yang sedang dicari, tapi mengapa belum juga mendapat panggilan tes atau wawancara kerja? Hal tersebut bisa terjadi karena kesalahpahaman atau kekurangan informasi antara si pelamar maupun tempat kerja yang membutuhkan.

Solusi Bagi Anda yang Sulit Mendapatkan Pekerjaan

Banyak syarat-syarat tak tertulis dalam melamar kerja yang perlu diketahui terlebih dulu sebelum mulai mengirimkan surat lamaran. Berdasarkan lansiran dari About, berikut beberapa hal yang membuat Anda sulit mendapatkan pekerjaan dan bagaimana cara mengatasinya.

1. Cari Tahu Informasi Perusahaan
Seringkali orang melamar pekerjaan ke suatu perusahaan yang ternyata belum membuka lowongan, meskipun ada beberapa yang tetap mengambil dan menyimpan aplikasi yang dikirimkan. Namun, alangkah baiknya jika sebelum Anda melamar ke perusahaan tersebut, ketahui terlebih dahulu apakah perusahaan itu sedang membuka lowongan atau tidak. Dengan begitu, peluang surat lamaran Anda akan dibaca oleh HRD lebih besar.

2. Mendeskripsikan Diri dengan Baik
Sebagian orang kerap tidak dapat menjelaskan tentang dirinya sendiri dengan baik saat wawancara kerja secara langsung,tatap muka maupun via telepon. Maka sebaiknya Anda menjelaskan tentang diri sendiri dengan baik melalui surat lamaran yang akan dikirimkan. Hal tersebut untuk mendapatkan kesan pertama yang baik.

Jika memang perusahaan melakukan wawancara kerja melalui via telepon, pastikan Anda menggunakan etika berbicara melalui telepon dengan baik. Berbicaralah dengan jelas dan benar, usahakan jauh dari segala kebisingan yang ada di sekitar Anda. Apabila pewawancara tidak dapat mendapatkan perhatian penuh dari Anda, maka dia akan mengira Anda orang yang tidak bisa fokus. Sebelum melakukan tes tertulis atau wawancara, ada baiknya jika Anda mencari tahu terlebih dahulu informasi mengenai bagaimana cara penilaiannya, kemudian berapa lama waktu yang dibutuhkan dan seperti apa kira-kira pertanyaan yang akan diberikan.

3. Melamar Pekerjaan Sesuai Kemampuan
Tak sedikit orang melamar pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuan atau bidangnya. Jika Anda termasuk orang yang demikian, sebaiknya hindari untuk melamar ke perusahaan dan meminta posisi kerja yang sudah jelas tidak Anda kuasai. Hal tersebut hanya akan membuang-buang waktu. Prioritaskan untuk melamar ke perusahaan yang cocok dengan kemampuan Anda dan bidang yang dikuasai.

4. Perlunya Keterampilan yang Beda
Keterampilan yang baru dan berbeda umumnya diperlukan di beberapa perusahaan sebagai nilai tambahan. Anda juga mungkin perlu keterampilan kerja yang lebih relevan untuk perusahaan tersebut. Pastikan juga pendidikan dan pengalaman Anda dalam menggunakan komputer dan sebagainya tersorot pada aplikasi Anda. Sehingga bisa menjadi pertimbangan oleh perusahaan yang dilamar.

5. Periksa Ulang
Sebelum mengirimkan CV dan surat lamaran, periksa terlebih dulu resume Anda dan jangan sampai ada yang salah tulis. Jika melamar pekerjaan melalui email atau situs lowongan kerja, Anda juga perlu periksa ulang data-data Anda di dalamnya. Jangan lupa terus mencari sumber baru untuk lowongan pekerjaan.

Source: http://bloggersetu.blogspot.com/2012/03/ini-dia-solusi-bagi-anda-yang-sulit.html

Cara Memilih Usaha Yang Tepat

Banyak pertanyaan yang kami dapatkan dari para neter ataupun teman-teman disekitar kami yang
benar-benar tertarik untuk membuka usaha sendiri. Yaitu pertanyaan yang cukup klasik “Bagaimana memilih USAHA ?. Tentunya usaha yang tepat !.

PERTAMA, MENILAI KEMAMPUAN PRIBADI

Pikirkan tentang bakat kepribadian yang diperlukan untuk mencapai sukses dalam berbisnis. Apa yang telah kita miliki, apa keahlian kita, apa motivasi kita, kesigapan apa yang ada pada diri kita. Misalnya kita punya keahlian dalam bidang bahasa, maka itu ada peluagn untuk menjadi translator atau seorang penerjemah dengan menggunakan Translation Methods yang baik dan benar.
Dengan berbekal keahlian, motivasi, kemauan maka itu merupakan modal untuk memulai mengembangkan usaha. Jadi kalau ingin memilih usaha yang tepat, maka mulailah usaha dari apa yang anda miliki.

KEDUA, BAGAIMANA MENCARI PELUANG USAHA

Peluang usaha sangat banyak disekitar kita. Mulai dari usaha bermodal dengkul sampai usaha yang memerlukan modal tidak sedikit. Dari usaha jual obat dipinggir jalan sampai jual obat di mall dan apotek. Jadi janganlah Anda berpikir saya belum berusaha karena belum ada peluang. Padahal pada umumnya dikarenakan Anda tidak siap atau tidak sigap.
Untuk mudahnya, marilah kita lihat disekitar keliling kita sumber-sumber peluang usaha untuk kita kenali, pelajari dan kita kembangkan lebih lanjut, sehingga kita mempunyai beberapa pilihan usaha yang kita minati dan sesuai kemampuan kita. Misalnya membuat usaha Event Organizer Anak karena banyak masyarakat yang membutuhkan jasa untuk merayakan hari ulang tahun anak mereka.
Ingat, agar usaha mencari peluang usaha ini tidak sia-sia, maka setiap ada jenis usaha, jasa atau produk yang Anda temui dan minati, semua itu harus dicatat. Kemudian suatu saat kita lakukan beberapa ketentuan atau kriteria untuk segera mengambil keputusan yang paling tepat atau mendekati pilihan Anda.

KETIGA, KRITERIA MEMILIH PELUANG USAHA

Jika Anda sudah mempunyai daftar beberapa peluang usaha yang sudah Anda survey dengan baik. Maka sudah waktunyalah Anda untuk menentukan pilihan usaha apa yang akan Anda lakukan.
Sebelum Anda menentukan peluang usaha apa, maka cobalah beberapa kriteria analisis ini disimak dahulu untuk memudahkan peluang usaha mana yang akan Anda pilih :
Analisa Modal. Berapa besar modal yang diperlukan untuk bisnis tersebut. Berapa modal yang Anda miliki. Dengan modal yang cukup anda bias memulai usaha Digital Printing Offset di dekat lokasi perkantoran atau sekolah.
Analisa Penghasilan. Berapa besar keuntungan yang bisa diperoleh dari usaha tersebut. Berapa besar kebutuhan hidup Anda.
Analisa Sektor Usaha. Apakah sektor ini merupakan salah satu keinginan Anda. Beri urutan, dimana usaha yang paling Anda minati ***rutan atas.
Analisa Jam Kerja. Apakah usaha ini akan menyita habis waktu Anda dan keluarga Anda. Atau waktunya normal (jam 08 s/d jam 17), atau waktunya bisa Anda atur sendiri. Tujuh hari atau lima hari seminggu atau terserah Anda untuk mengaturnya berapa hari perminggu.
Analisa prospek. Pelajari keadaan usaha sejenis tersebut saat ini dan masa depan. Dari sekian daftar usaha, mana yang paling memberikan prospek baik saat ini maupun masa depan.

KEEMPAT. PILIHAN TERAKHIR.

Setelah Anda mempunyai urutan atau score/nilai daftar beberapa peluang usaha. Kemudian pilihlah 3 (tiga) peluang mana yang paling sesuai memenuhi kondisi, minat, kemampuan dan kesigapan Anda.
Sebelum penentuan pemilihan terakhir, cobalah periksa kembali kriteria dari setiap pilihan. Tanyakan kepada beberapa teman, mintalah pendapatnya dari ketiga usaha tersebut mana yang paling cocok buat Anda dan beserta alasan.

Source: http://wirabinaswadaya.com/article/98593/cara-memilih-usaha-yang-tepat.html

Rabu, 04 September 2013

Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha

Saya merasa telah pandai mengatur uang, akan tetapi mengapa saya belum sukses”, ini adalah pertanyaan dari salah satu Peserta pada Acara Bimbingan Teknis Bagi Pelaku Usaha, Industi dan/atau Usaha Kecil dan Menengah yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Daerah Kota Blitar, kebetulan dalam paparan saya menyampaikan bahwa,  salah satu KUNCI KESUKSESAN  kita dalam berusaha adalah sejauhmana kita mampu dan pandai mengatur UANG ..??, kepintaran dan kepandaian dalam mengatur uang bukan-lah syarat mutlak seseorang mencapai sukses dalam berusaha, karena masih ada faktor-faktor lain yang harus mampu kita pahami dan laksanakan, dan tentunya faktor-faktor tersebut tidak kalah penting;Berarti bahwa kesuksesan berusaha tersebut akan tercapai jika kita mampu mengelola dan melaksanakan faktor-faktor tersebut dengan baik, dimana faktor-faktor tersebut adalah :
Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha

1. Selalu BERDOA dan BERUSAHA,  manusia sebagai hamba Allah memiliki kewajiban untuk terus berdoa dan tawaduq dihadapan-Nya, dan manusia dalam kaitannya dengan tujuan hidup maka ia harus selalu berusaha; jadi ketika ada usaha mesti di-imbangi dengan doa demikian sebaliknya. Ketika kita hanya berdoa saja tanpa usaha tentu keberhasilan dan kesuksesan hanya benar-benar menjadi MIMPI.

2. Ingin Terus Selalu Belajar; keinginan untuk berubah dan juga mencapai keberhasilan dalam usaha harus didukung pula dengan keinginan kita untuk selalu belajar dan mengembangkan diri, karena jaman terus berkembang, tentu permasalahan dan tingkat persaingan juga semakin kompleks.

3. Tidak Takut Gagal (Berani Ambil Resiko), resiko merupakan bagian dari sebuah keberhasilan, semakin tinggi resiko semakin besar kemungkinan kita berhasil, karena keberhasilan penuh dengan tantangan, tidak ada sebuah keberhasilan tanpa usaha keras;

4. Terus Ber-Inovasi; jangan pernah puas dengan apa yang telah dicapai,  terus melakukan perubahan terhadap hasil kerja adalah sebuah bentuk inovasi; produk yang monoton dan stagnan tanpa perubahan lambat laun akan dikalahkan oleh pesaing. Sebaik dan sebagus mungkin produk tersebut.

5. Mampu Menyesuaikan Diri; Kemampuan seseorang dalam melihat Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman yang ada pada dirinya adalah salah satu hal yang bisa digunakan untuk menyesuaikan diri pada setiap situasi dan kondisi apapun dalam menggapai keberhasilan usaha.

6. Memiliki Rasa Percaya Diri; jika 5 hal tersebut diatas sudah kita laksanakan dengan baik, maka kita harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi, kepercayaan diri akan USAHA yang kita lakukan pasti berhasil akan menjadikan kita memiliki motivasi tersendiri.

7. Selalu Berpikir Positif; berpikir positif merupakan energi tersendiri bagi kita untuk mengawali langkah kita dalam berusaha, karena ketika kita berpikir negatif terhadap usaha yang akan kita lakukan maka yang ada adalah keraguan untuk melangkah dan bertindak, dan ini hanya akan menjadi kendala dalam menggapai keberhasilan.

8. Mampu Mengelola Keuangan Dengan Baik; tujuh hal tersebut diatas akan sulit tercapai ketika apa yang kita hasilkan tidak dapat kita kelola dengan baik, terutama masalah keuangan, usaha industri, perdagangan, jasa ataupun produksi tentu bertujuan pada laba; dengan demikian maka kita harus memperhatikan arus keuangan pada usaha kita tersebut; Pengelolaan keuangan menjadi sangat penting ketika usaha yang kita laksanakan tidak segera berujung pada tingkat keuntungan. Maka kemampuan mengelola keuangan sangat diperlukan.
Delapan hal tersebut diatas tentu bersifat fleksible dan kondisional, karena kembali pada tujuan seseorang dalam mencapai keberhasilan atau kesuksesan itu sendiri; pola pikir dan tujuan hidup setiap orang berbeda-beda, hal ini hanya sebuah gambaran secara universal, dan tentunya menjadi hal yang ideal bagi seseorang ketika memandang dan memahami konsep keberhasilan dan kesuksesan dari sisi universal dan tidak dikaitkan dengan sebuah pernyataan  pribadi “bahwa saya hidup tidak butuh uang” … , karena dalam sebuah kehidupan uang bisa mengantarkan kita pada kebahagiaan dunia dan akherat dengan catatan KITA MAMPU MENGELOLA KEUANGAN DENGAN BAIK;

Source: http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/bisnis/8-faktor-keberhasilan-dalam-usaha/

Minggu, 01 September 2013

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Usaha

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Usaha - Memulai bisnis bagi kebanyakan orang bukanlah hal yang mudah. Hal yang klasik, banyak pertimbangan di sana sini sehingga tak jarang membuat orang urung memulai bisnis. Semestinya memulai bisnis tidak menjadi salah satu sumber ketakutan bagi setiap orang. Untuk menghilangkan ketakutan dalam memulai bisnis, seseorang bisa membuat persiapan bisnis yang matang sehingga dapat menjalaninya dengan optimistis.

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Usaha

Salah satu seminar Gerald Abraham salah seorang penasehat bisnis pada sebuah firma hukum, juga pemilik dan direktur sebuah konsultan keuangan di tahun 2006, berisi tentang menjadi sukses dengan memahami 9 aspek penting sebelum memulai usaha.

1. Memahami konsep produk atau jasa secara baik

Sebelum memulai suatu usaha maka hal yang terpenting adalah pemahaman kita akan konsep produk atau jasa yang akan menjadi bisnis inti. Kita perlu memahami bukan hanya secara teknis produksi tetapi juga pasar dan prospek mulai daripada lingkungan yang terkecil kepada lingkungan yang terbesar. Dalam topik ini dibahas secara menyeluruh aspek-aspek yang penting dalam melakukan analisa atas kelayakan dan prospek produk termasuk produk-produk yang sama sekali baru dengan melihat sisi human behavior, kebutuhan pasar dan lainnya.

2. Membuat visi dan misi bisnis

Setiap orang yang mau memulai bisnis harus mengetahui visi dan misi yang akan menjadi panduan seseorang untuk tetap fokus kepada tujuan bisnis dan organisasi yang awal. Seringkali suatu usaha pada saat mulai berkembang pada tahap berikutnya mengalami kegagalan karena organisasi tersebut tidak memfokuskan diri kepada peningkatan kemajuan bisnis awal tetapi terlalu banyak mencoba mengembangkan bidang usaha lain yang baru. Dalam topik ini setiap orang akan belajar bagaimana membuat visi dan misi dalam kaitannya dengan latar belakang pribadi dan pengetahuan usaha yang akan anda rintis.

3. Perlunya winning, positive dan learning attitude untuk menjadi sukses

Sikap mental merupakan kunci keberhasilan atas usaha anda selain daripada pemahaman usaha anda. there is no over night success sesuatu yang harus dicamkan daripada setiap calon “entrepreneur” karena dibutuhkan waktu, sikap tidak menyerah, proses belajar secara kesinambunga, dan melihat permasalahan secara positif yang tidak membuat anda menjadi patah semangat namun melihat setiap peluang dan belajar atas setiap kegagalan.Anda akan belajar untuk mengembangkan sikap-sikap diatas untuk menjadi “bisnis entrepreneur” yang sukses.

4. Membuat perencanaan dan strategi bisnis yang efektif akan menghindari usaha daripada risiko bisnis dan keuangan.

Secara statistik hampir seluruh kegagalan bisnis kecil dan menengah disebabkan karena tidak adanya atau kurang efektifnya perencanaan bisnis yang anda buat. Asumsi-asumsi seperti kapasitas produksi, tingkat utilisasi produksi, proyeksi kenaikan harga dan biaya dan aspek lainnya dalam perencanaan bisnis haruslah menggambarkan secara akurat realitas pasar atau praktek yang ada dalam suatu industri. Sistematika perhitungan dan proyeksi pendapatan dan biaya harus dibuat secara tepat sehingga membantu setiap calon pengusaha untuk menghitung secara akurat kebutuhan modal investasi dan modal kerja termasuk struktur biaya untuk persiapan awal, tahap percobaan, produksi secara komersial, inventori, distribusi, pemasaran, administrasi, sumber daya manusia dan juga komponen pendapatan usaha yang terdiri dari pendapatan inti dan tambahan. Pemahaman yang baik atas hal ini juga akan membantu calon entrepreneur untuk dapat mengindentifikasi potensi resiko bisnis, manajemen dan keuangan dan membuat langkah-langkah pengendalian untuk dapat menghindari setiap resiko tersebut.

5. Pengetahuan dasar manajemen, organisasi dan sistem akan menghindari usaha daripada risiko manajemen.

Setiap usaha dari yang paling kecil sekalipun membutuhkan manajemen yang baik untuk memastikan proses pemasaran, produksi, distribusi dan penjualan berlangsung dengan baik. Sistem manajemen yang buruk akan mengakibatkan adanya biaya yang tidak perlu seperti bahan baku yang terbuang, pekerja yang tidak produktif karena pengawasan yang tidak efektif dan deskripsi pekerjaan yang tidak jelas, koordinasi dan komunikasi antar pegawai yang tidak efektif sehingga banyak keputusan yang terlambat, perekrutan pegawai yang tidak efektif sehingga banyak pegawai yang keluar masuk dan membuang banyak waktu dan biaya, pelatihan yang tidak baik sehingga produktivitas pegawai yang rendah dan masih banyak lagi permasalahan organisasi. Dalam topik ini kami akan memberikan pengetahuan dasar dan aspek-aspek yang sangat penting yang harus dipelajari oleh calon bisnis entrepreneur untuk menghindari resiko manajemen yang dapat menyebabkan kegagalan usaha.

6. Optimalisasi sumber daya manusia maka 50% usaha Anda sudah berhasil.

Sumber Daya Manusia atau SDM merupakan salah satu kunci keberhasilan usaha yang sangat penting. Banyak pakar yang menyadari bahwasanya untuk memulai usaha seringkali apabila kita merekrut pegawai yang tepat dan berpotensi sangat baik dapat menutup kelemahan manajemen, organisasi dan sistim dalam jangka pendek. Dengan SDM yang tepat maka kita sudah setengah jalan untuk menjadi sukses. Topik ini akan membantu kita untuk memahami kriteria pegawai yang baik dan sesuai dengan kebutuhan usaha, manajemen SDM secara umum termasuk sistim penilaian kinerja pegawai sehingga setiap pegawai akan merasa puas dan juga bagaimana memotivasi pegawai baik secara psikologi umum maupun dengan sistim insentif untuk mengoptimalkan kinerja pegawai.

7. Mengapa kreativitas, kepemimpinan dan proses pembuatan keputusan sangat penting?

Dalam memulai usaha umumnya setiap calon entrepreneur akan mengalami banyak permasalahan dan krisis. Banyak kegagalan terjadi karena kurangnya kreativitas, kepemimpinan dan pembuatan keputusan yang tepat untuk mencari solusi yang baik. Kreativitas seperti “thinking outbox” atau kemampuan melakukan analisa permasalahan di luar pemahaman yang sudah ada dan mencari alternatif solusi yang kreatif akan sangat membantu usaha anda untuk berhasil. Kreativitas juga akan sangat membantu anda untuk menyesuaikan produk-produk anda agar dapat diterima oleh pasar dan juga melihat berbagai peluang dalam membangun usaha anda. Kepemimpinan sangat penting dalamkrisis untuk membuat setiap pegawai dan semua orang yang terlibat dalam usaha anda percaya bahwasanya anda tidak panik, menjadi tempat last resort solusi atas semua permasalahan dan menjadi panutan. Proses Pembuatan Keputusan akan membantu anda dalam mencari alternatif solusi dan memilih yang terbaik untuk usaha dan organisasi anda. Dalam topik ini anda akan mendapatkan cara-cara mengembangkan kreativitas usaha anda, ciri-ciri kepemimpinan yang cocok dengan latar belakang pribadi anda dan bagaimana proses yang benar dalam membuat keputusan dalam setiap permasalahan.

8. Pengetahuan dasar pengelolaan keuangan dan pembiayaan

Pemahaman atas aspek ini adalah sangat penting dalam perkembangan usaha anda. Seringkali produksi terganggu karena pengelolaan keuangan yang tidak baik seperti kekurangan dana untuk pembelian bahan baku, alat-alat produksi dan lainnya. Dalamtopik ini akan dibahas pengetahuan dasar atas cash flow atau arus kas yang seperti darah dalam tubuh manusia, biaya pendanaan, pembiayaan modal kerja dan investasi, struktur modal, aset perusahaan, penyertaan modal dan lainnya.

9. Pemasaran, pelayanan dan product brand

Pemasaran merupakan ujung tombak keberhasilan penjualan produk atau jasa. Sebaik apapun produk atau jasa tanpa pemasaran yang baik maka akan sangat sukar untuk meningkat penjualan dan keuntungan usaha. Di lain pihak tanpa pelayanan yang baik kepada pelanggan maka akan sangat sukar suatu usaha untuk memperoleh pelanggan yang loyal yang merupakan kunci perkembangan usaha. Dengan pelanggan yang loyal maka pekerjaan pemasaran akan lebih mudah karena pelayanan yang baik akan menciptakan product brand yang baik kepada calon pelanggan baru. Dalam topik ini akan dibahas secera menyeluruh semua aspek penting dalam membuat strategi pemasaran, identifikasi pelayanan yang dibutuhkan pelanggan dan bagaimana menciptakan product brand dan efeknya kepada keberhasilan usaha.

Source: http://cakeko.blogspot.com/

Faktor Penyebab Kegagalan Dalam Bisnis

Faktor Penyebab Kegagalan Dalam Bisnis - Sangat mengejutkan hasil survey yang dilakukan oleh Michael E. Gerbertentang bisnis-bisnis baru yang mengalami kegagalan pada tahun kedua sebanyak 80 %. Apakah bisnis Anda berada dalam 20 %-nya? Tentunya Anda berada di tingkat kesuksesan. Sebagai pemilik bisnis, Anda harus mengetahui apa penyebab kegagalan dalam berbisnis, sehingga kita harus mengantisipasinya dan menjadikan bisnis Anda menjadi sukses dan lebih sukses lagi. Adapun 7 alasan utama kegagalan bisnis adalah sebagai berikut:
Faktor Penyebab Kegagalan Dalam Bisnis

7 Faktor Penyebab Kegagalan Dalam Bisnis :

1. Ketidakjelasan bisnis yang dijalankan
Pemilik bisnis belum memutuskan pada nilai, visi, misi dan tujuan bisnis serta rencana bisnis, sehingga tidak fokus apa bisnis yang dijalankan. Karena tidak ada kejelasan bisnis yang dijalankan mengakibatkan pemilik bisnis tidak jelas tujuannya dan belum membuat rencana bisnis tertulis untuk memandu mereka dalam area bisnis, area keuangan, area keluarga dan area kesehatan. Tanpa tujuan dan rencana tertulis, Anda seperti orang yang berwisata ke wilayah asing tanpa paduan atau peta.

2. Rendahnya mental: tidak sabar, tamak dan bimbang
Pemilik bisnis tidak realistis mengenai berapa lama untuk meraih hasil-hasil bisnisnya, tidak sabar dalam mengambil hasilnya, dalam melakukan pengeluaran biaya yang minimal dan tidak adanya pekerjaan yang khusus atau fokus dalam menjalankan bisnis pada pertama. Pemilik bisnis berpikir bahwa mereka dapat menghasilkan banyak keuntungan secara tetap dan mudah. Banyak bisnis gagal karena pemilik bisnis mencari jalan untuk membuat keuntungan besar dengan cepat dan menjadi milyuner secara instan. Dalam menjalankan bisnis diperlukan suatu proses.
Pemilik bisnis yang kurang pengalaman sering mengerjakan waktu dan uang secara tidak bijaksana, tanpa pertimbangan konsekuensi, tindakan yang tidak sabar, tanpa mengambil waktu untuk memperoleh data dan memikirnya, tak peduli seberapa jauh bisnis itu telah dijalankan pada arah yang tidak tepat dari tujuan bisnisnya.
Karena takut akan kegagalan, banyak pemilik bisnis menghindari berhadapan dengan tantangan atau halangan dan sering hancur karena mereka tetap berperforma rendah dalam berbisnis.

3. Rendahnya penjualan, pelayanan dan buruknya hubungan
Kurangnya semangat dalam bagian penjualan adalah faktor utama reandahnya penjualan yang merupakan salah satu alasan utama kegagalan dalam berbisnis. Penurunan penjualan mengurangi cash flow dan dapat menyebakan kegagalan dalam bisnis. Pemilik bisnis perlu persiapkan tim untuk berpikir dan fokus pada penjualan dan pelangan setiap saat. Jadikan penjualan sebagai prioritas utama dari tim penjualan dan tim lainnya. Antisipasi tren kegagalan pasar, produk dan pelayanan. Lihatlah ke depan, satu, dua, atau tiga tahun mendatang. Ke manakah pemasaran akan berjalan? Apa trend pasarnya? Produk apa yang ditawarkan sekarang? Apakah sesuai keinginan pasar? Perubahan apa yang perlu untuk antisipasi keinginan, kebutuhan dan kesukaan pelanggan. Hubungan yang buruk dengan lingkungan bisnis dan tim perusahaan akan menyebabkan bisnis Anda tidak mampu bertahan lama dengan yang lainnya. Baik di dalam atau di luar bisnis Anda, hal itu akan menyebabkan kegagalan bagi bisnis Anda. Bermusuhan dan pikiran negatif menyebabkan pemilik bisnis cepat marah, sering mengkritik, protes terhadap staf yang tidak baik, pemasok dan bahkan pelanggan.

4. Rendahnya pengetahuan keuangan
Kekurangan kemampuan atau rendah pengetahuan tentang Laporan Keuangan, pemilik bisnis tidak mengetahui bagaimana mengaturnya atau terlalu sibuk. Pemilik bisnis harus mengetahui dengan pasti berapa banyak uang yang ia punya, berapa banyak hutangnya, berapa banyak yang berhutang padanya, dan target untuk menerima atau membayar totalnya. Tentukan secara lengkap pada sistem akuntansi sehingga Anda selalu mengetahui ke mana uang tersebut digunakan.

5. Lemahnya sistem pengontrolan dan rendahnya disiplin
Lemahnya sistem pengontrolan di setiap lini perusahaan, seperti penjualan, persediaan, piutang, pengeluaran biaya operasi perusahaan terutama di bidang penjualan; sistem penjualannya, cara pencapaian target, cara mendapatkan pelanggan dengan biaya yang efisien, cara menjualnya, cara pengiriman, metode penjualannya, harga jualnya, cara pemantauannya. Apakah semuanya telah dilakukan secara konsiten dan terus menerus? Lemahnya sistem pengontrolan dan rendahnya disiplin inilah yang menyebabkan kegagalan dalam berbisnis.

6. Kekurangan modal kerja
Modal kerja yang tidak cukup sering dihadapi oleh pemilik bisnis. Pemilik bisnis dulu terlalu optimis dan tidak sabar. Pemilik bisnis mengetahui bahwa untuk mulai membangkitkan keuangan dari penjualan memakan waktu lama dan pada umumnya Anda memerlukan enam bulan untuk menyediakan uang tunai sebelum memulai bisnis Anda.

7. Lemahnya perencanaan
Karena perencanaan yang lemah, belum adanya rencana bisnis yang tertulis, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Pemilik bisnis bereaksi terus menerus, bahkan menjadi kewalahan dengan pekerjaan yang harus dilakukan. Pemilik bisnis dan timnya harus jelas dalam hal prioritas di setiap area dari pekerjaan dan tetap bertanya strategi apa yang paling penting dalam waktu sekarang ini. Serta apa yang dapat saya dan hanya saya lakukan, jika saya melakukannya dengan baik, akan membuat perbedaan yang nyata.

Setelah mengetahui 7 alasan utama kegagalan bisnis, maka Anda sebagai pemilik bisnis atau para eksekutif dapat melakukan antisipasi, terutama pada area kelemahan Anda dan tetap terus meningkatkan area keunggulan Anda.

Source: http://peluangusaha31.blogspot.com/2012/08/7-faktor-penyebab-kegagalan-dalam-bisnis.html

Sabtu, 31 Agustus 2013

7 Tips Bisnis dari Rheinald Khasali

Dalam buku terbarunya, Wirausaha Muda Mandiri, Rheinald Khasali merangkum pengalaman beberapa wirausaha muda sukses. Termasuk tip sukses mereka. Silakan simak, siapa tahu Anda bisa belajar darinya.

7 Tips Bisnis dari Rheinald Khasali

1. Nikmati indahnya berpikir kreatif
Menjadi kreatif berarti selalu membuka pintu dan mengeksplorasi pilihan-pilihan. Seperti kata John C Maxwell, "Bakat saja tidak cukup. IQ juga tidak. Semua baru menjadi potensi, dan setiap potensi perlu menemukan pintunya." Caranya? Berani mencoba.

2. Kekuatan kesederhanaan
Tip bisnis ini berasal dari pengalaaman sukses Firmansyah Budi Prasetyo, pemilik Tella Krezz. Ia berhasil menaikkan gengsi singkong menjadi sama dengan french fries dan snack impor lainnya. Kunci sukses para pemikir sederhana, mereka mengerjakan hal-hal yang sudah dikenali dan akrabi sejak kecil.

3. Carilah struktur biaya yang rendah
Menurut Rheinald Khasali, berwirausaha bukan bergaya hidup. Kalau bergaya hidup Anda
menghabiskan uang. Dalam wirausaha Anda mengurangi pengeluaran dan mendatangkan penghasilan. Dengan pola pikir ini, maka bisnis yang dijalankan akan membawa untung.

4. Gunakan teknologi, jangkau sebanyak sebanyak mungkin orang
Saat ini bila Anda gagap teknologi maka akan rugi. Pasalnya, dengan teknologi, pemasaran produk akan menyebar pada banyak orang tanpa mengeluarkan biaya. Dengan Twitter, Facebook, situs, atau blog, promosi akan menyebar dalam hitungan menit.

5. Tiupkan ruh pada brand Anda
Artinya memberi kekuatan dan nyawa pada brand agar bisa bergerak sendiri, hidup dan berdaya. Brand Anda adalah karakter Anda, jadi jangan berkompromi pada hal-hal yang bisa merusak reputasi dan karakter Anda, karena akan berpengaruh pada brand. Buatkan story telling tentang brand Anda, biasanya orang suka pada kisah di balik sebuah produk.

6. Entrepreneurship DNA
Jangan percaya pada mitos, bahwa orang Padang jago berdagang, atau orang China pandai berbisnis. Semua orang bisa berbisnis dan memiliki entrepreneurship DNA. Caranya dengan meluaskan pengetahuan, banyak bergaul dengan pengusaha sukses yang beretika, dan bekerja keras.

7. Bersahabat dengan ketidakpastian
Dalam bisnis sering terjadi ketidakpastian, bahkan bisnis dianggap kegiatan berselancar di antara gelombang ketidakpastian. Ketidakpastian terjadi bila kita tidak mengenali sesuatu, jadi cara mengatasinya tak lain bersahabat dengan ketidakpastian itu. Cari data dan informasi, sampai Anda mengenali ketidakpastian itu serta risikonya.

Source:
1. (Majalah CHIC/Erika Paula)
2. http://tips-tipsbisnis.blogspot.com/

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Berbisnis

Jangan pernah takut untuk memulai sesuatu yang baru. Berbisnis termasuk salah satunya. Sedikitnya ada delapan hal yang  perlu Anda perhatikan sebelum memulai bisnis:

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Berbisnis
  1. Pemanfaatan teknologi agar bisnis lebih mudah, cepat, dan efisien, contohnya dengan menggunakan internet sebagai media promosi.
  2. Outsourcing dan melakukan kerjasama dengan pihak ketiga dalam melakukan bisnis, misalnya bekerjasama dengan kurir untuk menghemat biaya pengiriman.
  3. Jeli melihat peluang dan kelebihan bisnis skala kecil yang fleksibel, contohnya menyusun personalisasi produk atau jasa pada setiap pelanggan.
  4. Bersikap serius dan konsisten dalam menjalankan bisnis, misalnya dengan menganggapi keluhan dan saran pelanggan untuk merevisi produk atau jasa.
  5. Melakukan investasi dan menyisihkan keuntungan untuk kemajuan bisnis saat ini, contohnya dengan bersedekah.
  6. Fokus. Bisnis kecil sifatnya memang fleksibel, namun tetaplah pada rencana awal. Misalnya, Anda memulai bisnis makanan dengan berjualan ayam bakar. Maka, tetaplah jadikan ayam bakar sebagai produk utama Anda. Jangan menjual makanan-makanan tambahan lainnya.
  7. Membangun jaringan bisnis dengan pebisnis lain, contohnya dengan menghadiri seminar-seminar bisnis
  8. Optimis. Ini adalah karakter yang harus dimiliki oleh setiap wirausahawan yang hendak menjalankan bisnis pribadi.
Source: http://netpreneur.co.id/delapan-hal-yang-harus-diperhatikan-sebelum-berbisnis/

Jumat, 30 Agustus 2013

OPTIMIS, Kunci Keberhasilan dalam meraih Sukses

Memiliki optimisme yang tinggi tentunya menjadi salah satu modal utama bagi seorang pelaku usaha. Tanpa adanya optimisme dari setiap pengusaha, bisa dipastikan bila usaha tersebut tidak akan mampu bertahan lama menghadapi gempuran persaingan pasar dari para kompetitornya.
Dalam kondisi sesulit apapun, seorang pelaku usaha dituntut untuk bisa selalu optimis menjalankan usahanya. Hal ini penting, sebab dengan bersikap optimis secara tidak langsung akan mengantarkan mereka menjadi pribadi yang lebih tangguh, pantang menyerah, dan tentunya tetap semangat menghadapi segala rintangan. Tidak seperti orang-orang yang pesimis, dimana mereka cenderung mudah menyerah dengan hambatan yang ada dan lebih menggantungkan perkembangan bisnisnya kepada nasib.
Lalu, Apakah Anda sudah termasuk orang yang optimis?
Untuk meyakinkan Anda tentang pentingnya optimisme. Berikut adalah beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan dengan menumbuhkan sikap optimis dalam meraih sukses bisnis.
OPTIMIS, Kunci Keberhasilan dalam meraih Sukses

Pertama, memberikan semangat dan motivasi yang positif. Orang-orang yang optimis biasanya memiliki harapan serta impian yang cukup besar. Sehingga tidak heran bila mereka selalu bersemangat dalam melangkah dan memiliki sebuah motivasi yang positif untuk bisa meraih harapan serta tujuan yang lebih baik.optimisme 150x200 Optimis Dalam Meraih Sukses Bisnis

Kedua, berani menghadapi segala tantangan. Dalam menjalankan sebuah usaha, tak jarang kita menemukan tantangan serta hambatan yang sering muncul di tengah perjalanan menuju sukses. Namun dengan berbekal keyakinan serta sikap optimis yang dimiliki pelaku usaha, segala tantangan yang ada akan dihadapinya dengan tenang dan diselesaikan dengan cara yang terbaik.

Ketiga, memiliki fokus usaha yang jelas. Setelah menentukan visi dan misi perusahaan yang dijalankan, seorang pengusaha yang optimis akan selalu berusaha fokus dalam menyelesaikan pekerjaannya dan mewujudkan semua harapan yang telah mereka impikan.

Keempat, memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Pelaku usaha yang optimis biasanya lebih percaya diri dalam menjalankan tugas-tugasnya. Mereka yakin dengan kemampuan yang dimiliki dan berusaha mengoptimalkannnya untuk mencapai cita-cita yang mereka harapkan.

Kelima, lebih kreatif dan inovatif. Seorang pengusaha yang optimis selalu memiliki berbagai cara untuk mewujudkan segala impiannya. Mereka tak segan-segan menggunakan kreativitasnya untuk menciptakan ide baru dan berusaha mendapatkan hasil yang terbaik.

Dengan menjadi pribadi yang optimis, diharapkan bisa memotivasi kita semua untuk selalu berpikiran positif dan menyelesaikan segala hambatan dengan cara yang terbaik. Semoga informasi tips bisnis pada pekan ini bisa bermanfaat bagi para pembaca dan memberikan motivasi baru bagi para pelaku usaha. Maju terus UKM Indonesia, dan salam sukses.

Source: http://fadhlyashary.blogspot.com/2012/01/optimis-dalam-meraih-sukses-bisnis.html